oleh

Retribusi Parkir Bocor?

*Wali Kota Belum Banyak Komentar
*Audit Internal oleh Inspektorat
PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil belum mau mengomentari banyak terkait dugaan kebocoran retribusi parkir di Kota Pangkalpinang. Kendati demikian, dirinya akan segera melakukan audit terhadap capaian retribusi parkir yang diperoleh Pemkot Pangkalpinang.

“Kita tidak bisa berbicara kalau nggak pakai data, tapi saya sudah punya cara tersendiri untuk mengetahui kebenarannya, salah satunya melalui audit internal,” ungkap pria yang biasa disapa Molen ini kepada Babel Pos, Minggu (13/1).

loading...

Sebelumnya, berdasarkan penelusuran Babel Pos di beberapa titik parkir di Pangkalpinang, banyak kejanggalan yang terjadi. Menurut pengakuan juru parkir yang enggan disebutkan namanya, setiap hari dirinya diwajibkan untuk menyetor retribusi sebesar Rp10 ribu. Hanya saja faktanya, dirinya diminta mulai dari Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per hari.

“Sehari itu ada tiga shift (pergeseran, red) dengan besaran pungutan hampir sama,” ungkapnya.

Sementara, berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang yang mengelola parkir, jumlah titik parkir terutama tepi jalan umum hampir mencapai hingga 300 titik. Jika dikalkulasikan satu titik Rp10 ribu dan satu hari ada tiga shift, maka retribusi parkir Pangkalpinang bisa mencapai Rp9 juta per hari dan dalam setahun bisa mencapai Rp3,28 miliar.

Komentar

BERITA LAINNYA