oleh

Relawan Demokrasi Dilarang Berafiliasi dengan Parpol

KOBA – Relawan demokrasi yang dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Tengah diharapkan bisa meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu pada 17 April 2019 mendatang. KPU juga telah mengantisipasi kemungkinan adanya para relawan demokrasi yang mereka bentuk berafiliasi dengan partai politik.

“Kami sudah mengantisipasi adanya para relawan demokrasi berafiliasi dengan partai politik dan hal itu ini tidak dibenarkan karena merusak integritas,” ujar Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, KPU Bangka Tengah, Hendra Sinaga kepada Babel Pos, Minggu (10/02) di Koba.

Dikatakan Hendra, dalam menjalankan tugasnya di lapangan, pihaknya mewajibkan relawan demokrasi untuk menggunakan atribut dan tanda pengenal sehingga masyarakat bisa menilai. “Mereka dibekali surat tugas dan identitas serta atribut. Selain itu juga nama-nama relawan demokrasi yang direkrut itu sudah kami sampaikan ke Bawaslu Bangka Tengah,” jelasnya.

Ia mengatakan, jika ada relawan demokrasi terindikasi tidak netral dan berafiliasi dengan partai politik maupun menjadi tim sukses maka selanjutnya pihak Bawaslu bisa menjalankan fungsi pengawasannya.

“Namun kami yakin dan percaya sebanyak 55 relawan demokrasi itu sudah tidak diragukan lagi integritas mereka karena mereka terpilih berdasarkan hasil seleksi yang sangat ketat,” terangnya.

Komentar

BERITA LAINNYA