oleh

Rektor IAIN SAS KPA Proyek, Akan Diperiksa Lagi

PIHAK penyidik Subdit Tipikor Polda Bangka Belitung (Babel) mengaku belum tuntas dalam melakukan pemeriksaan terhadap Rektor Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Dr. Zayadi pada Kamis lalu (17/5).

—————-

HAL INI disebabkan keterangan dari Zayadi sendiri belum lengkap sehingga penyidik harus menggalinya lebih dalam. “Memang pemeriksaannya belum lengkap, karena dia banyak tak tahu saat diperiksa penyidik. Padahal kita berharap selaku KPA (kuasa pengguna anggaran) dia bisa menjelaskan rinci dan terang benderang,” kata Kasubdit Tipikor, Polda, AKBP Slamet Adypurnomo.

Peran Zayadi selaku KPA dalam mega proyek senilai Rp 62 milyar tersebut menurut Slamet sangat strategis. Karena dia yang mengangkat pejabat-pejabat bawahanya selaku penanggung jawab perencanaan hingga pelaksanaan proyek. “Kita butuh sekali penjelasanya yang detil, dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Karena tanggung jawab besar proyek tersebut ada pada KPA. Ini semua akan terus kita gali nantinya (lanjut pemeriksaan) kepadanya,” ujar perwira dua melati di pundak itu.

“Kita juga sudah meminta agar dia menyerahkan berbagai dokumen-dokumen seperti perencanaan DED (detil engineering design). Hingga kontrak-kontrak yang ada selama ini. Misalnya dari dokumen DED, serta nilai kontrak itu penyidik bisa mempelajarinya,” katanya.

Persoalan DED tersebut juga ternyata merembet kepada proyek SBSN 2018 yang sudah selesai lelang dan dimenangkan oleh kontraktor dari Surabaya. Penyidik mempertanyakan penunjukan panitia proyek 2018 tersebut yang diangkat oleh KPA diduga bermasalah. Dimana pembuatan DED awal di proyek pertama menyebabkan molornya penyelesaian gedung.

Komentar

BERITA LAINNYA