oleh

PT Timah Evaluasi Teknologi Garap Tanah Jarang

PT Timah Tbk terus menunjukkan keseriusannya untuk mengelola mineral tanah jarang (rare earth). Saat ini, PT Timah sedang mengevaluasi teknologi yang cocok untuk mengolah tanah jarang. Kalau pun tidak mampu dilaksanakan tahun 2019, PT Timah menargetkan realisasi di tahun 2020.

“Kita sudah bicarakan dengan beberapa pemilik teknologi. Kita akan lihat teknologi yang mana yang mampu mengolah itu,” ujar Direktur Utama PT TIMAH Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani usai RUPS PT Timah di Jakarta, kemarin (23/4).

loading...

Lanjut Riza, pihakya sudah mengembangkan pilot project plan di kawasan Tanjung Ular, Muntok, Kabupaten Bangka Barat sebagai lokasi pengolahan tanah jarang. Di sana lah, fasilitas-fasilitas teknologi akan dibangun, tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Teknologi ini memisahkan mineral tanah jarang dengan bijih timah. Secara komersial, (tanah jarang) lebih bagus nilainya. Kita evaluasi teknis juga keekonomian,” kata Riza.

Komentar

BERITA LAINNYA