oleh

PT Lensa Berencana Surati Kapolri & Jagung, Minta Cekal Bos Pasir Padi Bay

PERTIKAIAN antara PT Lensa Bangka Belitung dengan jajaran  Bos Pasir Padi Bay, masih terus berlanjut.  Bahkan, setelah 6 bulan perkara dugaan tindak pidana pelanggaran Hak Cipta dengan tersangka Direktur Utama PT Sumampau Bangka Lestari (SBL), John Sumampau dan Direktur PT Total Bangun Sukses (TBS), Ignatius Hartono Budiarso, hingga belum bergulir ke meja hijau.
————

DIREKTUR PT Lensa Bangka Belitung, M. Faturrakhman yang dirugikan akibat dugaan pencomotan video untuk dikomersilkan oleh PT SBL serta PT TBS, meminta pihak kepolisian serta kejaksaan dapat berlaku sama dihadapan hukum.  Karena Sub Dit I Indag, Ditreskrimsus Polda Babel yang pernah menangani kasus perusahaan TV kabel, proses penanganannya justru lebih cepat ketimbang laporan yang disampaikan PT Lensa Bangka Belitung. Malah, pihak kepolisian sudah menangkap dan menahan dua tersangka penanggungjawab TV kabel.

Loading...

loading...

“Untuk kasus kita pelanggaran Hak Cipta yang ditangani Polda Babel, dua tersangka yang ditetapkan tidak dilakukan penahanan, tapi dua tersangka TV kabel ditahan, pelanggarannya sama-sama Hak Cipta. Kami tidak tahu apa pertimbangan penyidik mengapa tersangka John dan Ignatius tidak ditahan?” ujarnya didampingi pengacaranya Agus Hendrayadi, SH kepada media, Kamis (3/5/2017).

Sementara menurut Agus, jika dianalisa sebenarnya perkara pencomotan video milik PT Lensa Bangka Belitung sangat mirip dengan dugaan pelanggaran yang  dilakukan oleh perusahaan TV kabel. Terlebih, sama-sama tentang pendistribusian dan penggunaan Hak Cipta tanpa izin untuk kepentingan komersil. Beda halnya jika terjadi penggandaan Hak Cipta yang ancaman hukumannya berbeda dalam penerapan pasal pidana Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Komentar

BERITA LAINNYA