oleh

Program KKBPK Wujudkan Keluarga Berkualitas

SUNGAISELAN – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar sosialisasi KKBP bersama Mitra Kerja di Gedung Serba Guna Kecamatan Sungaiselan, Bangka Tengah, Kamis (21/03). Kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan keluarga berkualitas.

Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh, dalam sambutannya mengatakan program Keluarga Berencana adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan melalui promosi, perlindungan serta bantuan sesuai dengan hak produksi untuk mewujudkan keluarga berkualitas.

“Berdasarkan ilmu kesehatan umur ideal yang matang secara biologis dan psikologi adalah 20 sampai 25 tahun bagi wanita, dan 25 sampai 30 tahun bagi pria. Oleh karena itu BKKBN memberikan pembatasan usia 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun bagi pria,” ujar bupati.

Ia menyampaikan, berdasarkan data Statistik rutin BKKBN pada bulan Desember 2018 untuk capaian peserta baru metode kontrasepsi jangka panjang (PB MKJP) Kabupten Bangka Tengah, hanya 43% dengan angka absolut 492 dari targetnya 1.144, pencapaian ini masih dibawah capaian Provinsi 68%. Untuk itu ia meminta tenaga lini lapangan KB harus bekerja keras dalam mensosialisasikan Program KB sehingga target KKBPK dapat tercapai.

“Untuk Bangka Tengah sendiri kampung KB telah diresmikan di Desa Belimbing Kecamatan Lubuk Besar tanggal 10 Maret 2016 dan tahun 2017 telah dibentuk 6 kampung KB di enam kecamatan, antara lain Kecamatan Koba (Desa Kurau), Kecamatan Lubuk Besar (Desa Lubuk Besar), Kecamatan Namang (Desa Baskara Bakti), Kecamatan Pangkalan Baru (Desa Tanjung Gunung), Kecamatan Simpang Katis (Desa Pasir Garam), dan Kecamatan Sungaiselan (Desa Munggu) sehingga sudah terbentuk 7 kampung KB,” ungkapnya.

Komentar

BERITA LAINNYA