oleh

Program Jam Belajar Malam Lesu Darah, Sopian Sindir Camat & Lurah

*Bosan dengan Program, Anggaran Dialihkan
PANGKALPINANG – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian merasa prihatin terhadap program jam belajar malam. Katanya, program yang dicanangkan Pemkot Pangkalpinang pada awal 2018 lalu kini mulai lesu darah.

“Menurut pantauan kami akhir-akhir ini program jam belajar malam lesu darah, mungkin ada camat dan lurah tidak mau lagi melaksanakannya,” ujar Sopian dalam rapat bersama camat se-Pangkalpinang, Senin (7/1) di ruang rapat Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil.

Padahal diakui Sopian, program ini sangat diperlukan guna meminimalisir kenakalan remaja terutama di malam hari. Bahkan, tiga bulan berjalan, program ini memberikan kontribusi yang positif.

“Saya tahu persis saat program ini dilaksanakan, awal-awalnya ada anak-anak usia sekolah mulai dari pukul tujuh malam hingga pukul sembilan malam agak berkurang nongkrong di tempat umum, tapi akhir pertengahan tahun 2018 sudah mulai kendor sehingga ada kawan-kawan yang mengerti program itu sangat menyayangkanya ketika kita tidak pro aktif lagi,” ungkapnya.

Dikatakan Sopian, jika memang camat dan lurah bisa menjamin bahwa tidak ada lagi para pelajar nongkrong di malam hari lagi, maka dirinya tidak mempermasalahkannya. Namun katanya hal itu sangat kecil kemungkinan terjadi.

Komentar

BERITA LAINNYA