oleh

Presiden Filipina Ngaku Islam dan Teriakkan, Allahu Akbar!

PRESIDEN Filipina Rodrigo Duterte mengaku sebagai pemeluk Islam saat pidato untuk pengesahan Undang-Undang Organik Bangsamoro (BOL). Dalam pidatonya, dia kembali menyerang anggota Kependetaan Katolik.

Dilansir dari Manila Times, berbicara di depan banyak orang yang mayoritas Muslim dalam pertemuan perdamaian untuk meratifikasi BOL di Kota Cotabato pada pekan lalu, Duterte menegaskan kembali bahwa ia bukan umat Katolik. Dia juga mengkritik para pemimpin umat Katolik yang ia sebut gila.

“Ada bagian dari diri saya yang sebenarnya adalah Islam. Itu sebabnya bahkan jika saya dan para pendeta gila itu bertengkar, saya bukan seorang Katolik. Saya Islam. Itu benar,” katanya dalam pidatonya.

“Tuhan pasti baik untuk kita. Fakta bahwa kita telah mencapai titik ini setelah bertahun-tahun melalui negosiasi dan interupsi. Kita di sini. Insya Allah. Tuhan itu Maha Besar. Allahu Akbar!”, kata Duterte.

Pernyataan Duterte datang sehari setelah Malacañang atau Istana Kepresidenan Filipina mengatakan kepada para pemimpin Gereja Katolik untuk tidak ikut campur dalam setiap urusan Presiden dalam menjalankan pemerintahan.

Juru Bicaranya Kepresidenan Salvador Panelo mengatakan, omelan Presiden terhadap para pemimpin Gereja Katolik seharusnya tidak membuat para uskup khawatir dengan nasib gereja. Sebab selama ini gereja sudah lama berkuasa.

Komentar

BERITA LAINNYA