oleh

Polisi Harus Tindaklanjuti ‘Nyanyian’ Sunfo, Usut Joni & Popo

*Taufik: Demi Rasa Keadilan
TERKUAKNYA nama Joni dan Popo dalam pengakuan terdakwa bos timah asal Belinyu, Lie Sun Fo alias Sunfo, di Pengadilan Negeri Sungailiat, Selasa (25/9) lalu, cukup mencengangkan sekaligus mengagetkan.

————————-

loading...

KETUA Peradi Bangka Belitung, Taufik Koriyanto langsung menanggapi ini. “Langka sekali dalam persidangan-persidangan bos timah mau mengungkap siapa saja rekan-rekan bisnis mereka. Tetapi Sunfo telah mengungkapkanya, jadi pihak Kepolisian jangan tinggal diam, harus mampu bersikap tegas untuk ungkap mata rantai ini,” ujar pengacara ini kepada Babel Pos, kemarin.

Polisi harus sanggup bersikap tegas atas nama keadilan hukum. “Saya rasa penanganan dan penuntasan kasus Sunfo yang terkesan lamban sedari awal dulu sempat membuat publik curiga. Sekarang muncul lagi dugaan nama-nama pemain timah ilegal, polisi lagi-lagi diuji agar sanggup bersikap adil, tegas dan profesional dalam menyidik perkara-perkara bisnis timah ilegal,” ucap Taufik.

Desakan kritis tersebut muncul dikatakan Taufik bukan suatu yang berlebihan. Mengingat masyarakat kecil terutama kelas-kelas pelimbang pasir timah kerap sekali tak mendapat rasa keadilan hukum. “Dimana seperti saat ini mereka menambang pasir timah diliputi rasa was-was takut dikejar-kejar aparat. Sementara di level cukong tenang-tenang saja, maka dari itu keadilan hukum seperti inilah yang kita harapkan bisa diterapkan aparat penegak hukum,” desaknya.

Seperti dilansir Babel Pos kemarin, terkuaknya nama Joni dan Popo ini ketika majelis bertanya pada terdakwa. Hakim Oloan Hutabarat menanyakan nama Popo serta apa perannya.

Komentar

BERITA LAINNYA