oleh

Pol PP Minta Pedagang Anggur Dekat Jembatan Selindung Stop Jualan

*Diduga Mengganggu Ketertiban Umum
Babelpos.co MERAWANG
– Diduga berjualan anggur yang mengandung formalin dan mengganggu ketertiban umum sejumlah pedagang anggur di pinggir jalan raya Sungailiat-Pangkalpinang tepatnya di Desa Pagarawan Kecamatan Merawang didatangi Satpol PP. Para pedagang sekitar 7 lapak ini diminta untuk berdagang dengan tertib dan menghentikan aktivitasnya sampai Kamis (8/11/2018).

Informasi yang berhasil Babel Pos rangkum, sebelumnya pihak Satpol PP Kabupaten Bangka mendapat informasi kalau para pedagang tersebut berjualan di tepi jalan raya. Keberadaan pedagang selain dianggap mengganggu pengguna jalan juga dikhawatirkan membuat lingkungan menjadi tidak bersih.

loading...

Satpol PP Kabupaten Bangka berjumlah sekitar 20 orang dengan menggunakan mobil Dalmas mendatangi para pedagang pada Kamis pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Para pedagang diminta untuk tidak berjualan terlalu ke tepi jalan dan tidak menggunakan zat berbahaya dalam dagangan buah anggurnya.

“Kita melakukan pengecekan pedagang anggur di sepanjang jalan raya Selindung Desa Pagarawan ini karena banyak laporan masyarakat mereka berjualan di sisi kiri dan kanan jalan. Karena ini jalur cepat maka sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka melalui Kabid Penegakan Perda, Achmad Suherman di sela-sela kegiatan.

Satpol PP Kabupaten Bangka pun memberi batas waktu kepada para pedagang agar berjualan sampai hari Kamis saja. Selanjutnya mulai besok pedagang tersebut diminta tidak lagi berjualan di tempat tersebut. Ditambah lagi ada indikasi mencurigakan anggur tersebut dijual lebih rendah dari harga pasaran sehingga kualitasnya pun belum terjamin sehat.

Komentar

BERITA LAINNYA