oleh

Pidsus Kejari Bangka Bidik Aktor Utama Dugaan Korupsi PLTS

*Ada Desa Pasang PLTS Sebelum Triwulan Pencarian yang Ditentukan
*Seluruh Desa yang Adakan PLTS akan Diperiksa

Babelpos.co SUNGAILIAT – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka melalui Kasi Pidsus Aditia Sulaiman, SH membenarkan dilidiknya proyek pengadaan lampu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di puluhan desa Kabupaten Bangka. Walau belum ada yang ditetapkan menjadi tersangka namun pihaknya telah memanggil sejumlah kepala desa beserta perangkat, sekcam, camat hingga pihak Dinsospemdes Kabupaten Bangka serta akan membidik pemain ataupun “aktor” utama kasus dugaan korupsi ini.

loading...

BACA: Puluhan Desa di Kabupaten Bangka “Tersengat” PLTS

“Benar kita sedang dalam tahap penyelidikan kasus pengadan lampu tenaga surya di desa-desa,” kata Aditia ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa siang (21/8/2018).

Ketika ditanya apakah kasus tersebut akan ditingkatkan ke penyidikan dari penyelidikan yang saat ini sedang berlangsung ia nyatakan masih akan melakukan proses pengumpulan data. Sehingga belum bisa dilakukan pengambilan kesimpulan atas kasus yang diduga melibatkan oknum kades dan salah satu oknum pengusaha pemasok PLTS ini.

“Tapi kita memang melakukan pendalaman dengan memanggil beberapa kades dan mengumpulkan data-data yang sudah ada, termasuk nanti (mengecek) kondisi lampu itu seperti apa,” tukasnya.

Ia juga tidak menampik adanya sejumlah pegawai di Dinsospemdes Kabupaten Bangka dimintai keterangan atas kasus ini. Hal ini untuk menanyakan terkait aturan yang berlaku untuk proses pengadaan-pengadaan barang seperti PLTS itu.
Lampu PLTS itu pun sejauh ini diketahui dalam pengadaannya murni kewenangan dari masing-masing desa.

“Ini memang menjadi wewenang desa dan dalam hal ini kita mau mencari siapa pemain utamanya,” tegasnya.

Terkait kepala desa yang dimintai keterangan sudah seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Pemali yang melakukan pengadaan PLTS ini. Selain itu, sejumlah kepala desa di Kecamatan Puding Besar, sebagian Kecamatan Mendo Barat serta akan menyusul desa-desa di Kecamatan lainnya. Sedangkan di Dinsospemdes sudah dimintai keterangan sebanyak 4 orang.

Komentar

BERITA LAINNYA