oleh

Pers & Politik

Memang demikian faktanya. Siapapun yang menjadi Walikota/Wakil Walikota, Bupati/Wakil Bupati, Gubernur/Wakil Gubernur, Presiden/Wakil Presiden, termasuk wakil rakyat dalam berbagai jenjangnya, nasib rakyat tetap begitu-begitu juga. Tak akan mempengaruhi cupak tanak beras di rumah, tak akan merubah nasib rakyat mendadak menjadi kaya raya. Rakyat hanya berharap kepada pimpinan yang dipilihnya diberi ruang dan peluang, diberi tempat dan kesempatan untuk mencapai kesejahteraan hidupnya. Untuk menjadi sejahtera dan hidup tenang itu, biarlah rakyat sendiri yang memikirkan dan mengusahakan.

Dengan keinginan pimpinan yang memberi berbagai kemudahan dan harapan itulah rakyat menentukan pilihannya. Pimpinan yang menjanjikan ruang, tempat, peluang, dan kesempatan bagi rakyat untuk mensejahterakan hidupnya. Di sinilah peran rakyat dalam sistem demokrasi yang dikatakan dari rakyat untuk rakyat. Rakyat menentukan pilihannya, menentukan pimpinannya melalui pemilihan langsung dan rakyat akan memilih pimpinan yang dianggap mampu memberi ia ruang dan peluang dalam rangka mensejahterakan hidupnya.
Siapa berjanji***

Komentar

BERITA LAINNYA