oleh

Pernah Ditertibkan oleh Polda, TI di Desa Beruas Bandel dan Bikin Air Keruh

PANGKALPINANG – Masyarakat Desa Beruas Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah saat ini sedang resah. Pasalnya sungai tempat pemandian warga sehari-hari alami butek (keruh) dan tak bisa bening lagi.

Sungai tersebut merupakan fasilitas umum yang vital bagi warga setempat karena sehari-hari berfungsi untuk pemandian dan cuci pakaian hingga keperluan rumah tangga lainya. Penyebab terjadinya keruh itu tak lain adalah aktivitas tambang inkonvensional (TI) yang berada di hulu sungai.

loading...

Menurut salah satu tokoh pemuda setempat, Iskandar, keberadaan TI tersebut sudah sekitar 3 bulan lamanya. Warga yang resah sudah sempat melaporkan TI yang merusak lingkungan itu kepada aparat berwajib. Mulai dari perangkat desa, Polsek Simpang Katis, Kecamatan hingga Satpol PP. “Memang sempat ditinjau oleh Satpol PP, sempat diimbau agar tak beroperasi karena membuat resah masyarakat. Tetapi tetap gak digubris,” kata Iskandar.

Saat warga minta agar Polsek Simpang Katis merazia. Namun razia tersebut diduga sudah bocor. Setelah dirazia akhirnya beraktivitas kembali. Warga kecewa, lalu melaporkan soal TI tersebut langsung kepada Kapolda Bangka Belitung, Brigjen Istiono. TI lalu ditertibkan pada tanggal 5 Februari yang lalu.

“Saat ditertibkan itulah sungai bisa bening kembali dan warga senang. Tetapi lagi-lagi 3 hari kemudian TI kembali beroperasi dan airnya keruh lagi,” sebutnya.

Komentar

BERITA LAINNYA