oleh

Perda Zonasi Jangan Tabrakan dengan Riparda & LHS

PANGKALPINANG – Ketua Bapemperda (Badan Pembentukan Produk Hukum Daerah) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ferdiansyah menegaskan, bahwa RZWP3K (Rancangan Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil) tak boleh “bertabrakan” dengan rencana strategis lainnya. Rencana strategis yang dimaksud, yakni Rencana Induk Pariwisata Daerah (Riparda) dan Lingkungan Hidup Strategis (LHS).

” Kami masih mengunpul data dan kajian-kajian, kalau kemarin di Kementerian Pariwisata kami mengumpulkan kajian strategis pariwisata, dalam hal ini Riparda. Jadi dalam perda zonasi nanti jangan sampai bertentangan dengan Riparda kita,” ujar Ferdiansyah kepada Babelpos, Kamis (10/1).

loading...

Selain melakukan kajian ke Kemenpar, jelas dia, Pansus RZWP3K melakukan kajian-kajian di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Di sana dilakukan kajian lingkungan hidup strategis.

“Nah, begitu juga dalam Perda zonasi, tidak boleh bertentangan dengan kajian Lingkungan Hidup Strategis,” terang Politisi Gerindra itu.

Terkait polemik kepentingan antara pertambangan dan pariwisata pada tindak lanjut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Sungailiat dan Tanjung Gunung, Ferdiansyah meminta semua pihak mengedepankan prinsip ‘win-win solution’. Mengingat, Babel tidak bisa begitu saja menutup pertambangan. Begitu juga sektor pariwisata, jangan sampai tidak berjalan dengan baik, karena semua itu akan berdampak pada income (pendapatan) daerah.

Komentar

BERITA LAINNYA