oleh

Penulis ‘Histori’ Babel Pos Terima Anugerah dari Kemendikbud

*Akhmad Elvian Masuk Kategori Pelestari
*Hari ini, Bersama 50 Orang dan Komunitas
HARI INI (26/9), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan anugrah pada mereka yang mengembangkan kebudayaan. Total ada 51 orang, komunitas, dan daerah yang menyabet pengahargaan yang dibagi ke delapan katagori itu.

Dan Akhmad Elvian, yang dikenal sebagai penulis Rubrik ‘Histori’ di Harian Babel Pos, satu-satunya dari Bangka Belitung yang menerima dan masuk dalam Katagori Pelestari.

loading...

————–

”SEKECIL apa pun karya budaya yang dihasilkan oleh seseorang atau pun komunitas kebudayaan, tidak terlepas dari nilai-nilai budaya masyarakat setempat,” kata Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid kemarin (25/9).
Dia mengatakan bahwa seleksi sudah dilakukan sejak Februari lalu. Dari hasil seleksi 40 dewan juri yang dibagi delapan katagori, muncul 51 peraih penghargaan.

Khusus penerima Bintang Budaya Parama Dharma dam Satyalemcana Kebudayaan, tim penyeleksi dari Istana. ”Usulan nama dari Kemendikbud,” ungkap Hilmar.

Penyerahan penghargaan sudah dilakukan sejak 2012.
Yang berbeda dari sebelumnya, penganugerahan kali ini memasukkan katagori anak remaja dan komunitas. Menurutnya hal ini untuk memotivasi agar masyarakat yang peduli terhadap budaya kemendikbud, menurutnya untuk upaya menumbuhkan  kebanggaan generasi muda terhadap karya budaya masa lampau, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,  setiap tahun sejak tahun 2012  menyelenggarakan Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi. ”Program apresiasi ini sebagai salah satu alat menginternalisasikan nilai budaya,” ungkapnya.

Beberapa tokoh yang akan menerima penghargaan itu antara lain Ebiet G. Ade (musik), Glen Fredly (musik), Sidi Saleh (film), Eko Supriyanto (tari), Afrizal Malna (Sastra), Abah Engkus (silat), dan  Ashadi Siregar (sastra). Penghargaan tersebut dibagi ke dalam delapan kategori antara lain tanda kehormatan dari Presiden RI, pencipta dan pelopor, pelestari, anak dan remaja, maestro seni tradisi, pemerintah daerah, komunitas dan perorangan asing.

”Melalui program apresiasi ini sebagai salah satu cara menginternalisasikan nilai budaya,” ujarnya. Penyerahan Anugerah Kenudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi akan disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud.(lyn)

Komentar

BERITA LAINNYA