oleh

Pemilu & Kemenyan

TAMPAKNYA warna Pemilu tahun 2019 akan sangat beda dengan yang sudah-sudah. Jumlah peserta Pemilu dan pemain politik tahun 2019 ini makin banyak dan makin seru saja. Jika sebelumnya hanya diikuti oleh si ‘tampang’ Kampungan, si Sontoloyo, hingga si Genderuwo, kini sang ‘Sutradara’ mengusulkan agar orang gila –yang sudah agak sehat– ikut nyoblos pula.

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos Grup

loading...

”Masa’ orang gila diajak ikut nyoblos? Ah yang bener?”
”Lho.. nggak ngikuti berita apa?”
”Oh gitu ya? Kenapa ya?”
”Mungkin KPU udah capek ngajak yang sehat, tapi angka Golput malah terus nambah…”
”Kalau begini.. Pemilu kita makin rame ya? Dari yang tampang kampungan, yang sontoloyo, sampai orang gila ngikut. Wah asap kemenyan juga bakal banyak di TPS ni.. kan ada Genderuwo juga?”
”Ha ha…. Ya.. setidaknya ada peserta dari dunia lain… he he…”

***

BAK dunia persilatan yang dulu komik nya terlalu serius hingga membosankan, kini lahir dunia politik baru ala era jurus-jurus Wiro Sableng yang berguru dengan Nenek Kumal bau pesing Sinto Gendeng. Kalaulah rakyat negeri ini tekun mengikuti, tentu rakyat akan terhibur dengan drama satu babak yang tanpa skenario ini. Para pemain atau peserta Pemilu 2019 itu terlihat benar begitu dipercaya untuk terus berimprovisasi ketika di atas panggung. Akibatnya dapat ditebak, begitu banyak pernyataan maupun pertanyaan yang mengalir spontan dan lucu.

Andaikan rakyat rajin nonton adegan dunia politik saat ini, pelawak papan atas sekelas Sule, Andre, dan para Stand Up Commedy akan kehilangan pasar. Paling tidak akan tersaingi…

Sayang rakyat negeri ini tak peduli lagi dan tak mau nonton lagi. Terlanjur apatis. Terlebih lagi sekarang dengan semua serba sulit, rakyat terlanjur sibuk antri BBM yang makin mahal, Sembako dan kebutuhan yang terus meningkat, hingga harga obat yang makin bikin tak kuat. Jadilah kelucuan-kelucuan para pengatur negeri luput dari perhatian rakyat.

Komentar

BERITA LAINNYA