oleh

Pemilu Itu…

Oleh: Ahmadi Sopyan – Penulis Buku / Pemerhati Sosial Budaya —
PEMILU itu untuk mendewasakan kita semua. Dewasa dalam perbedaan pilihan, bukan ajang untuk menghasut, saling fitnah, main kotor dan caci maki apalagi menghembuskan isu keji.

—————–

Loading...

TINGGAL menghitung hari, pelaksanaan Pemilihan Umum (Presiden & Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten) akan segera berlangsung. Pada banyak kesempatan bersama warga, saya sering bercanda: “Sekarang ini musim banyak orang yakni Caleg, dalam keadaan “gelugud” (demam) nggak, tapi sehat juga nggak. Nah, sembuh atau makin “gelugud” penentuannya pada tanggal 17 April nanti. Jadi kalau ditanya ini musim apa, maka jawab aja musim Caleg antara gelugud dan sehat”.

Yakh…, ini memang musim pancaroba kekuasaan. Yang sudah duduk dan ingin duduk lagi, semakin deg-degan, yang belum duduk dan sedang berusaha juga tak kalah deg-degan alias “gep gep ser”.

Namun, jika kita memahami makna bahwa Pemilu itu bukanlah sekedar kekuasaan dan kekuasaan itu bukanlah kepentingan pribadi, maka sebetulnya tidak perlu tegang atau menegangkan. Tapi ketika kita menganggap bahwa Pemilu itu hanya kekuasaan dan Kekuasaan itu adalah keuntungan, kehebatan, kenyamanan dan kemewahan pribadi, maka pastinya menegangkan.

Itulah jawaban saya kepada seorang sahabat dekat yang bertanya: “Kok kamu nyaleg santai banget, nggak tegang sama sekali dan tidak berubah gayamu disaat sebelum nyaleg?”

Komentar

BERITA LAINNYA