oleh

Pemerintah Pusat Diminta Serahkan Aset Koba Tin

*Usulkan 25.000 Hektar Lahan Menjadi WPR
KOBA – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah mengusulkan lahan seluas 25.000 hektar eks tambang PT. Koba Tin dijadikan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Usulan tersebut disampaikan ke Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Gubernur Bangka Belitung.

“Mengenai WPR ini sudah empat bulan yang lalu kita mengusulkan lahan eks PT Koba Tin diusulkan untuk menjadi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR),” ujar Bupati Ibnu Saleh kepada Babel Pos, Selasa (22/01) di Koba.

Ia menjelaskan wacana menjadikan lahan eks perusahaan tambang terbesar di Koba tersebut seluas 25.000 hektar ke Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Gubernur Bangka Belitung pada rakor bupati/walikota dengan gubernur.

“Pada Rakor kemarin juga sudah kita sampaikan, teknisnya gubernur yang menyusulkan ke Kementerian ESDM untuk dijadikan WPR,” terangnya.

Ia mengatakan jika berhasil ditetapkan WPR maka masyarakat bisa menambang secara legal. Adapun mekanisme penambangannya bekerjasama dengan pihak ketiga yang bisa melibatkan masyarakat dalam bekerja.

“Harapan kita masyarakat bisa menambang secara legal. Teknisnya dikelola oleh beberapa pihak yang bekerjasama dengan pemerintah. Tetapi wajib melibatkan masyarakat dalam bekerja,” paparnya.

Komentar

BERITA LAINNYA