oleh

Pembangunan Pabrik Sawit di Desa Jeriji Berada di Lahan Milik Negara

*Aliu: Status Lahan Milik Negara Seluas 50 Hektar
Babelpos.co  TOBOALI – Rencana pembangunan pabrik Crude Palm Oil (CPO) pengelolaan kelapa sawit di lahan milik negara, tepatnya di Desa Jeriji Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, belum memiliki legalitas perizinan.

Menurut Kepala Bidang Penanaman Modal kantor PPTSP Pemkab Bangka Selatan, Aliu Senain, menjelaskan, pembangunan pabrik CPO pengelolaan kelapa sawit tersebut berada di lahan milik negara seluas 50 hektar yang akan dikuasai dan digarap oleh PT Tama Buana Jaya perusahaan asal Jambi.

loading...

“Lahan itu statusnya milik negara, jadi tidak ada proses untuk pembebasan lahannya. Pembebasan lahan hanya untuk akses jalan, untuk pembangunan pabrik tidak ada pembebasan,” kata Aliu.

Aliu menambahkan, penggunaan kawasan lahan tersebut sistim pinjam pakai antara pihak perusahaan dengan pemerintah desa (Pemdes) Jeriji dan Pemkab Bangka Selatan.

“Nilai investasi PT Tama Buana Jaya untuk pembangunan pabrik CPO di Desa Jeriji sebesar Rp 60 miliar,” jelas Aliu seraya mengingatkan pihak perusahaan PT Tama Buana Jaya untuk segera melengkapi perizinan seperti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan, izin pendaftaran, izin lokasi, izin Tanda Daftar Perusahaan (TDP), izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL dan UPL) dan izin produksi.

“Tahap awal perlu adanya persetujuan dari masyarakat, Kepala Desa dan perangkat Desa, hal itu sesuai dengan peraturan bupati tentang perizinan, apabila masyarakat, Kepala Desa dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) setuju maka bisa dikeluarkan perizinannya,” ujar Aliu.(tom)

Komentar

BERITA LAINNYA