oleh

Pemain Sabu Dihukum 5 Tahun Penjara

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Miliki narkoba sabu paket sedang, seorang terdakwa Rikki divonis dengan 5 tahun dan 6 bulan penjara.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang yang diketuai I Nyoman Wiguna dengan anggota Hotma Sipahutar dan Iwan Gunawan menilai terdakwa Rikki telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum menjual narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman. “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 tahun dan 6 bulan. Serta denda sejumlah Rp 1 milyar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan.

loading...

Putusan ini sendiri lebih ringan setengah tahun dari tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Habiba Hanum,dengan penjara yakni 6 tahun dengan denda Rp 1,5 Miliyar. Adapun hal yang meringankan karena terdakwa belum pernah dihukum selaian itu juga akui kesalahan dan berjanji tak akan mengulangi lagi perbuatanya. Terdakwa dijerat dengan pidana pasal 114 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Kasus ini sendiri bermula dalam bulan Mei 2018, bertempat di Perkuburan Sentosa jalan Bukit Abadi Kelurahan Semabung Baru Kecamatan Girimaya Kota Pangkalpinang. Kepolisian Sat Narkoba Polres Pangkalpinang melakukan pengejaran dan penyergapan terhadap terdakwa, dan ditemukan 1 buah tas warna hitam yang berisikan 3 paket bungkus plastik bening berisikan sabu-sabu.

Barang bukti yang berhasil disita sabu 3,02 gram, 1 unit timbangan digital, 2 bal plastik strip bening. 1 buah pipet plastik yang digunakan untuk sendok sabu, satu buah kantong plastik assoi warna hitam, satu buah handphone merek Nokia warna Hitam dan uang tunai sebesar Rp 650 ribu.

Dalam pengakuanya barang haram tersebut diperoleh dari Aming (DPO) dengan cara membeli sebanyak 5 gram seharga Rp 5 juta. Kemudian sabu itu sebagian telah dipergunakan sendiri dan setengahnya lagi telah dijual terdakwa kepada Hendi, Ari dan Arif.(eza)

Komentar

BERITA LAINNYA