oleh

Pekerja TI Tewas Disambar Petir

Babelpos.co  KOBA – Nasib naas menimpa pekerja tambang inkonvensional rajuk yang beroperasi di Bemban 12 Desa Penyak, Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Korban adalah Belly (20) warga pendatang asal Provinsi Sumatera Selatan. Dia tewas setelah tersambar petir saat sedang bekerja di atas sakan ponton TI Rajuk pada Kamis (8/3) lalu.

Kapolsek Koba AKP Andri Eko Setiawan seizin Kapolres Bangka Tengah AKBP. Edison Ludy Bard Sitanggang, SIK mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat ketiganya Belly bersama rekannya Adi Pranata dan Hendra bekerja diatas ponton TI Rajuk.

loading...

Dikatakannya juga saat terjadinya sambaran petir tersebut posisi korban dan dua rekannya sedang melakukan aktifitas penambangan TI Rajuk di lokasi tambang.

Pada saat korban dan dua rekannya bekerja, yang saat itu sedang dalam keadaan hujan yang di sertai petir dan tiba-tiba petir menyambar korban. Kemudian korban terjatuh di atas ponton Ti Rajuk tersebut dengan posisi telentang keluar darah dari kuping sebelah kiri dada kiri sampai dengan leher kiri atas. Sedangkan kulit korban menghitam dan beberapa titik kulit merah akibat terkelupas di pinggang bagian belakang.

Sementara untuk kedua rekan kerja korban, Kapolsek Koba menjelaskan keduanya hanya mengalami kesetrum kecil saja.

“Kedua rekan kerja korban hanya mengalami kesetrum ringan efek dari sambaran petir, sementara untuk korban yang meninggal dunia di bawa ke Rumah Sakit Umum Bateng guna dilakukan visum. Setelah itu korban di bawa kerumah duka,” bebernya.

Komentar

BERITA LAINNYA