oleh

Pasca Pasar Pagi Ditertibkan, Pedagang Ini Curhat di Medsos

*Sebut Satu Pedagang Punya 3 Lapak
PANGKALPINANG – Pasca penertiban Pasar Pagi Kota Pangkalpinang yang dilakukan Pemkot Pangkalpinang akhir-akhir ini menuai kritik dari para pedagang. Pedagang menilai penertiban yang dilakukan tebang pilih dan tidak memberikan solusi terbaik.

Bahkan karena merasa kesal dengan kondisi tersebut, salah satu pedagang menyampaikan keluh kesahnya melalui media sosial facebook. Melalui akunnya Aldo Naura menceritakan bahwa penertiban yang dilakukan tebang pilih.

loading...

Maaf seperadik ox men kira2 melenceng kami neh cuma nek menceritakan kesusahan kami ne ,la kx 2 minggu kami pedagang pasar pagi neh dirazia satpol pp diusir la kesane ksini kami bjual la dak tau agik ,kira e men ditertibkan tertib kan lah gale2 jgn separuh diusir kedalam ,separoh agik dibiar diluar,” tulis Aldo Naura, Senin (19/2/2019) lalu disalah satu forum facebook Babel.

Selain itu, Aldo Naura kini mengaku bingung mau berjualan dimana setelah sebelumnya ditertibkan oleh Satpol PP. Sementara tidak ada lapak pengganti yang disiapkan.

“Sedangkan meja-meja berjualan di dalam, ada satu nama tapi punya dua hingga tiga lapak. Sebagian ada yang dijual, ada pula yang disewa kembali,” beber Aldo Naura.

Karena itu dirinya pun meminta solusi terbaik dari Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) untuk nasib para pedagang yang hingga kini tidak mendapatkan lapak untuk berjualan.

Komentar

BERITA LAINNYA