oleh

Pasal Sabu,Dua Wanita Diamankan

Babelpos.co SUNGAILIAT – 2 wanita terhitung sebagai ibu rumah tangga diringkus Satnarkoba Polres Bangka atas kepemilikan 4,3 gram narkoba jenis shabu. Keduanya juga positif menggunakan barang haram tersebut setelah melalui tes urine.

Penangkapan 2 wanita ini berawal Satnarkoba Polres Bangka mendapat informasi adanya transaksi narkoaba. Setelah melakukan penyelidikan, salah satu pelaku dihentikan saat perjalanan dari Belinyu ke Sungailiat dengan tujuan Pangkalpinang.

Loading...

“Tersangka saat itu Sw sedang bersama suaminya naik becak motor. Lalu dilakukan penggeledahan dan ditemukan shabu sebesar 4,3 gram,” kata Kabag Ops Polres Bangka, Kompol S. Sophian disampingi Kasat Narkoba AKP Albert, Senin (26/3).

Lalu dilakukan pengembangan yang kemudian diketahui barang haram itu dibawa atas suruhan tersangka Sv warga Belinyu. Sv kemudian mengaku barang tersebut hanya dipakai untuk kepentingan pribadi.

“Saat dites urine keduanya positif narkoba,” ujar Kabag Ops.
Barang haram senilai sekitar Rp 7 juta itu membuat keduanya dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkoba dengan ancaman pidana penjara 5 sampai 20 tahun. Salah satu pelaku Sv adalah residivis kasus serupa yang keluar penjara sekitar satu tahun lebih lalu.

Kasat Narkoba Polres Bangka AKP Albert mengatakan, tersangka Sw ditangkap saat naik becak motor di dekat SPBU Sinar Jaya Sungailiat. Sedangkan suaminya yang sempat diamankan saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan keterkaitan.

Namun suami Sw sempat positif saat dites urine dan dinyatakan sebagai pengguna yang telah dilimpahkan untuk assesment ke BNNK Bangka. Sedangkan Sv ditangkap di Belinyu pada hari yang samba, Sabtu (24/3).

Sementara itu Sw mengaku tidak mengetahui kalau barang yang dititipkan padanya itu adalah shabu. Ia mengaku diminta Sv mengambil barang di Sinar Baru untuk kemudian dibawa ke Pangkalpinang.

Saat barang diambil hanya ditipkan pada sebuah bengkel dan tidak diketahui siapa orangnya. Ia mengaku barang yang titipkan itu disebutkan Sw adalah uang.

“Ayuk tuh bilang barang e duit, dak tau ge ade barang tuh,” kata Sw yang memiliki dua anak ini.
Sv sendiri mengaku menyuruh Sw mengambil barang itu untuk kemudian dibawa ke Pangkalpinang. Ia tidak menduga barang yang biasanya ia beli 1 gram menjadi 4,3 gram.

Wanita yang sedang pisah ranjang dengan 3 anak ini mengaku telah nyabu sekitar 6 bulan belakangan ini. Ia memakai itu karena merasa semangat kalau bekerja.

“Tu ku beli dari duit begawe, ku begawe bawa duit (pinjaman). Tuh kupakai 4 kali, bawaan rajin kalau pakai tuh. Ku beli sejuta lima ratus se gram e,” ujar Sv. (trh)

Komentar

BERITA LAINNYA