oleh

Parit Enam Boleh Ditambang?

*Molen: Pak Gub Lebih Paham Aturan
*Masuk Wilayah Bangka Tengah
PANGKALPINANG – Pro kontra pernyataan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman yang mengizinkan penambangan timah dikawasan Parit Enam juga ditanggapi Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil. Menurutnya, kawasan yang akan diberikan izin tambang itu bukan di wilayah Kota Pangkalpinang, melainkan masuk dalam wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

“Saya sudah cari informasi, ternyata menurut Gubernur, itu mungkin lahan Parit Enam, 4 hektar punya pemprov itu, punya Bateng, 5 haktare punya pemkot. Dan yang dimaksud Pak Gub itu tanah 4 haktare itu, bukan punya pemkot, itu sebenarnya. Jadi pertambangannya bukan di Pangkalpinang,” ujar Maulan Aklil kepada Babel Pos, Jumat (8/3) usai menghadiri program Jumat Bahagia di kediaman dinasnya.

loading...

Maulan yang akrab disapa Molen ini juga mengaku sudah mempertanyakan pernyataan gubernur tersebut kepada ahli yang dibidangnya. Informasi yang ia terima bahwa lahan yang akan diberikan izin itu milik Bangka Tengah seluas 4 hektare. Sehingga hal ini menurutnya, sah-sah saja dilaksanakan.

Menurut Molen, jika penambangan itu di wilayah Pangkalpinang memang tidak diperbolehkan. Sebab sesuai aturan, Kota Pangkalpinang tidak memiliki wilayah penambangan.

“Dan untuk aturan ini, saya yakin Pak Gubernur pun sudah tahu itu bahwa di kota Pangkalpinang tidak boleh ada penambangan. Saya juga yakin Pak Gub lebih paham aturan, karena sebelumnya dia jadi Pak Bupati sudah, gub pun sudah,” tandas Molen. (pas)

Komentar

BERITA LAINNYA