oleh

Pantai Tercemar Lagi?, Setahun 3 Kali, Siapa Bertanggungjawab?

LIMBAH kembali mencemari pesisir Pantai Teluk Pikat Matras, Bangka dan sekitarnya. Kejadian yang ketiga kalinya dalam kurun waktu setahun belakang ini menjadi persoalan yang tak tuntas selesai dan kembali terulang tanpa diketahui pasti penyebabnya.

———————

loading...

WALAU beberapa waktu lalu sudah didatangi mulai dari dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka dan Provinsi Babel, Komisi III DPRD Bangka, hingga Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup RI, namun terjadi lagi? Kali ini limbah hitam yang diduga besar limbah oli mencemari Pantai Teluk Pikat dan sekitarnya sejak Sabtu (16/3) lalu.

Kondisi ini dikeluhkan kembali oleh Fauzi (34) warga Bukit Kuala, Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat ketika tahu saat hendak menjaring ikan. Ia pun tak dapat menyembunyikan jalanya karena limbah hitam tersebut mengotori objek wisata pantai Pikat yang terkenal dengan pasir putih ini.

“Oli ini sangat menganggu dan mengotori pantai, ikan hasil jaring pun kini jadi sedikit, karang jadi rusak, wisatanya jadi terganggu,” kata Fauzi kepada Babel Pos, Minggu (17/3).

Menurutnya, akibat limbah oli para pengunjung Pantai Teluk pikat jadi nggak bersantai dan duduk di pasir tempat mereka menikmati objek wisata ini. Berapa wisatawan sampai mengeluhkan karena oli tersebut sempat membuat kotor tubuh maupun pakaian mereka.

Komentar

BERITA LAINNYA