oleh

Pabrik Arak Digerebek Polisi, Bos Asui Kabur ke Bangka

Babelpos.co  TANJUNGPANDAN – Diduga sebagai pabrik arak di Membalong, sebuah rumah di Jalan Bakti RT 02 RW 01, Desa Kembiri, digerebek Jajaran Polres Belitung dan Polsek Membalong, Kamis (6/9) kemarin.

Dalam penggerebekan yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Belitung Iptu Naek Hutahayan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti drum, kuali, serta sejumlah alat pengelolahan arak.

loading...

Namun, sayangnya saat penyergapan tidak ditemukan adanya aktivitas yang berada di perkampungan masyarakat tersebut. Menurut keterangan warga, rumah milik Badrun alias Bodreg itu memang dijadikan tempat penyulingan atau pembuatan arak.

Ketua RT 02 Jalan Bakti, Hadi mengatakan sudah sebulan dia melihat adanya aktivitas pembuatan arak di lokasi tersebut. Akibatnya warga sekitar mengaku resah. Mereka sempat memanggil sang pemilik (produsen arak) yang diketahui bernama Asui.

Namun, sang produsen arak tak kunjung datang. Dia menjelaskan, lokasi sudah tidak ada aktivitas sejak seminggu lalu. Berdasarkan kabar yang dia terima, Bos Arak itu, mengalami kebangkrutan setelah gagal produksi.

“Warga awalnya mengira itu tempat pembuatan tahu. Sebab, sang penghuni rumah (Bodreg,red) waktu itu izin kepada kami, untuk pembuatan tahu,” kata Hadi kepada Belitong Ekspres, di lokasi.

Hadi melanjutkan, warga pun mulai curiga. Sebab, bau yang diakibatkan fermentasi beras ketan dicampur ragi tersebut sangat menyengat. Sehingga, warga menduga pabrik tahu itu sebagai home industri arak.

Menanggapi hal tersebut, Bodreg tak menampiknya. Tetapi dia membantah dirinya terlibat dalam kasus ini. “Pemilik usaha ini adalah Asui warga Bangka. Awalnya saya dikenalkan oleh teman di Tanjungpandan,” kata Badrun.

Setelah itu, dia meminta tolong untuk dicarikan rumah. Tujuannya membuat semacam pabrik tahu. Setelah Asui mensurvei kediamannya dan produsen arak ini setuju rumah milik Bodreg dijadikan pabrik makanan.

Komentar

BERITA LAINNYA