oleh

Oknum Mantan Anggota Polri Kok Nipu..

*Tergiur Harga Murah, H. Junaidi Tertipu Saat Beli Sawit
‎Babelpos.co – SUNGAILIAT – H. Junaidi (63) warga Desa Kapuk, Kecamatan Bakam melaporkan Dd yang mengaku warga belakang Kantor Golkar Kabupaten Bangka sekaligus mengaku sebagai anggota Polri. Laporan disampaikan H. Junaidi ke Mapolres Bangka, Januari 2017 lalu dan untuk saat ini pelaku telah diamankan, termasuk salah satu rekannya, Fd diduga warga Kecamatan Riau Silip.

“Saya ditawari Dd kebun sawit satu kavling yang luasnya 2 hektar. Katanya milik Asmadi yang merupakan penerima plasma PT. GPL. Karena harganya murah senilai Rp 35 juta dan dia mengaku sebagai anggota polisi makanya saya percaya. Waktu itu yang mau beli anak saya,” kata H. Junaidi kepada Babelpos.co di Mapolres Bangka, Rabu (1/2/2017).

loading...

‎Uang tanda jadi kemudian diserahkan Rp 10 juta pada 8 Desember 2016. 4 hari kemudian kembali diserahkan Rp 10 juta. Sisanya dijanjikan satu bulan kemudian atau tanggal 8 Januari 2017. Namun masih pada bulan Desember, Dd kembali mendatangi H. Junaidi dan meminta pinjaman uang Rp 5 juta dengan alasan untuk membantu biaya pengobatan orang tuanya yang sedang sakit di Jakarta. Kemudian dibuatkan kwitansi tanda terima senilai Rp 25 juta dari total yang diserahkan.

“Pas minjam uang untuk orang tuanya, kebetulan saya gak pegang uang. Tapi karena alasan dia sakit saya kasihan, akhirnya saya pinjam Rp 5 juta ‎ke salah satu warga di kampung. Uang itu saya kasih ke dia. Total semuanya saya serahkan Rp 25 juta. Saya percaya karena murah dan dia mengaku anggota polisi, dia nunjukin kartu tanda anggota dan dipinggangnya kayak ada macam pistol,” kata H. Junaidi.

Ia kemudian mencurigai setelah saat panen sebagai bagi hasil plasma masuk uang rekening Rp 1.5 juta yang bukan dari rekening perusahaan. Setelah dicek anaknya, rekening tersebut berasal dari ATM perorangan bukan perusahaan. Setelah itu, Di sulit dihubungi dan H. Junaidi pun melaporkannya ke Polres Bangka. Ia kemudian mendapat kabar bahwa, Rabu (1/2/2017) pagi Dd dan rekannya Fd tertangkap.  Sampai saat ini Di dan rekannya Fd sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Bangka.

“Saya juga tahu dia gak aktif lagi jadi polisi setelah lapor ke sini (Polres). Katanya uda lama gak aktif. Saya cek juga lahan sawit itu ternyata gak ada,” sebut H. Junaidi. (trh)

Komentar

BERITA LAINNYA