oleh

Nelayan Minta Hukum Berpihak ke Nasib Mereka, Trio Nakhoda ‘Santai’

*Tidak Ditahan, Tampil Seragam
WARGA nelayan Toboali, Bangka Selatan, meminta agar hukum benar-benar berpihak pada nasib mereka. Tidak ditahannya Trio Nakhoda ilegal fishing, Thian Huat nahkoda KM Marga Mulya, Junaedi anak dari Limtoguan Nahkoda KM HKS Makmur, dan Andi anak dari Hok Siong nahkoda KM Ariana, bagi mereka bagai mimpi buruk.

————————-

Loading...

loading...

SALAH SATU nelayan, Kodi Midahri menyatakan, mereka sangat berharap agar majelis hakim melakukan penahanan rumah tahanan (Rutan) terhadap ketiganya. Majelis yang diketuai I Nyoman beranggota hakim Hotma EP Sipahutar dan Iwan Gunawan itu diharapkan bertindak guna memberikan efek jera karena mereka dinilai merugikan nelayan tradisonil selama ini.

“Jangan sampai semuanya hanya seremonial guna menghibur warga nelayan Toboali setelah melakukan demo besar-besaran beberapa waktu lalu. Ujung-ujungnya para tersangka dikasih bebas atau paling tinggi hukuman percobaan saja. Ini mimpi buruk bagi kami jika itu terjadi,” kata Kodi Midahri.

Dengan tanpa penahanan Rutan sedari awal oleh penyidik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), terlihat seperti adanya upaya sistematis penanganan perkara ini. “Bilamana perkara ini ditangani serius dipastikan ditahan. Tetapi malah dibiarkan tanpa penahanan apapun. Dengan begitu ada kesan sistematis untuk mementahkan perkara ini, lalu saat bebas ataupun hukuman ringan, maka akan saling melempar kesalahan dari lembaga penegak hukum,” khawatir Kodi.

Komentar

BERITA LAINNYA