oleh

Musim Caleg “Ringem”

Oleh: Ahmadi Sopyan – Penulis Buku / Pemerhati Sosial —
SEMAKIN mendekati hari pemilihan, Caleg pastinya semakin deg-degan, semakin sibuk dan semakin “ringem”. Kepada diri sendiri saya menasehati, “Kalau dak mau ringem, jangan jadi Caleg! Yang penting tetap menjadi diri sendiri wahai Atok Kulop!”.
—————————————

KALAU ditanya sekarang di Indonesia musim apa? Enak menjawabnya adalah “musim para Caleg lagi ringem”. Kok bisa? Bagaimana tidak, semakin mendekati hari pemilihan, nampaknya semakin ketat persaingan dan semakin banyak yang berdatangan dengan berbagai “laporan”, “pertanyaan”, “arahan” dan pada kalimat akhirnya adalah “permintaan”.

Loading...

loading...

Berbagai perasaan berkecamuk, campur aduk, deg-degan, optimis, pesimis dan lain sebagainya. Ada yang sudah yakin tak terpilih sehingga tak melakukan apa-apa, ada yang yakin kalau menghambur barang-barang pemberian dipastikan rakyat memilih dirinya, ada yang yakin dengan baliho besar dimana-mana dipastikan menarik perhatian rakyat untuk memilih, ada yang yakin pasti terpilih karena merasa sudah diatas angin.

Masa sekarang ada masa Caleg super sibuk. Ada yang sibuk membuat berbagai blusukan di tengah masyarakat agar dianggap merakyat, ada yang sibuk niru alias ikut-ikutan membuat video untuk kampanye di media sosial, ada yang sibuk mengumpulkan berbagai komunitas dengan berbagai kegiatan, ada yang sibuk mencari saksi di TPS sekaligus timses yang dijanjikan dengan nilai uang, ada yang sibuk meminta dana sana sini kepada pengusaha dan kenalan yang dianggap punya uang, ada yang sibuk mengancam kalau tak terpilih pengurus partai bakalan dipecat, ada yang sibuk memainkan isu yang tak sehat, ada yang sibuk mencari kesalahan dan kelemahan lawan dan sebagainya.

Komentar

BERITA LAINNYA