oleh

Muntok White Pepper Belum Untungkan Babel

*Komisi II Desak Pemprov Buat Label Khusus
PANGKALPINANG – Nama besar brand lada ‘Muntok White Pepper’ sudah sejak lama mendunia. Bahkan, oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui indikasi geografis (IG) lada, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperoleh status pemilik paten tersebut. Namun sayang, nama besar itu tidak sepenuhnya dinikmati oleh Provinsi Babel. Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Babel, Aksan Visyawan kepada Babelpos, Jumat (8/2).

——————————–

Loading...

loading...

AKSAN menuturkan bahwa indikasi geografis (IG) dianggap belum mampu mengangkat citra Babel sebagai daerah penghasil lada. Citra besar ini pun belum berdampak terhadap taraf hidup petani lada.

“IG lada, kita beberapa lalu datang ke Kemenkumham untuk menanyakan perihal hak paten lada Bangka Muntok White Pepper ini, brand di perdagangan itu tidak menguntungkan Babel sebagai pemilik Muntok White Pepper asli. Karena diakui orang kumham, Muntok White Paper memiliki cita rasa sendiri yang tidak dimiliki Lampung, Kalimantan maupun Vietnam,” kata Aksan.

Hanya saja, kata Legislator dapil Bangka itu, nama besar Muntok White Pepper saja belum cukup. Diperlukan regulasi yang lebih jelas untuk memperkuat identitas produk lada tersebut.

“Kata orang teknis, harus dibuktikan dengan bukti lab, tapi selama ini kemenkumham sudah mengakui milik kita yang beda rasanya. Usulan kita ke depan Pemprov harus buat regulasinya, bagaimana penataan lada sama sperti sawit dan karet,” imbuhnya.

Komentar

BERITA LAINNYA