oleh

Marshal: Demi Rasa Keadilan, “Belum Terlambat Menahan Antoni…”

TIDAK ditahannya bos mineral ikutan yang juga terdakwa, Ho Apriyanto als Antoni selaku Direktur pabrik PT. Indorec Sejahtera, mulai mendapat perhatian para penggiat hukum. Perbedaan perlakuan yang mencolok antara tedakwa kelas ‘Bos’ dengan kelas penambang kecil, terasakan.

———————–

ADALAH bos pabrik zirkon, Antoni yang mulai dijadwalkan sidang di Pengadilan Negeri Pangkalpinang hari ini (20/2) dengan jaksa penuntut Hidajaty dari Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Kasus ini menyedot perhatian publik lantaran sang bos tak ditahan. Berbeda dengan kasus-kasus pertambangan yang sudah-sudah. Dimana para penambang keluar dari sel tahanan Pengadilan dijejer dengan tangan terborgol lalu baru ke ruang sidang.

“Sidang ini pasti seru, karena publik melihat ada kesan pengistimewaan pada bos zirkon ini. Majelis hakim tidak menahan itu bukan dengan alasan yang tepat, melainkan cuma mengikuti irama sebelumnya yang juga tidak menahan sang bos,” ujar penggiat anti korupsi, Marshal Imar Pratama.

Bola panas saat ini menurut Marshal ada di tangan majelis hakim. “Bola panas itu akan sirna jikalau sikap tegas majelis hakim kembali pulih dengan melakukan penahanan sel yang sama terhadap terdakwa. Apalagi sidang baru dimulai, majelis bisa memutuskan agar terdakwa Antoni ditahan demi rasa keadilan,” ucap mahasiswa Doktoral Unbro Jakarta itu.

“Apakah majelis berani untuk tidak ikuti irama jaksa, kembali lagi ke majelisnya. Kita untuk saat ini masih berprasangka baik saja,” tambahnya.

Komentar

BERITA LAINNYA