oleh

Mantak

Tapi, hari ini kita masih menyaksikan ketidakmatangan kita (mantak) dalam ber-bangsa, ber-agama, ber-suku, ber-negara, ber-ormas, ber-bhennika tunggal ika, ber-Pancasilan, ber-lembaga, ber-hukum, ber-sosial, ber-demokrasi dan sebagainya.

Siapapun pemimpinnya, berbuatlah untuk keutuhan bangsa ini, tebarkan rasa cinta kepada semua anak negeri karena kita semua dilahirkan oleh ibu yang sama, Ibu Pertiwi. Kita semua mencintai negeri ini sebagaimana kita mencintai ibu kandung sendiri. Sampai kapanpun keutuhan NKRI adalah pilihan kita yang sama, dibalik perbedaan pilihan yang lain.

loading...

Karena demokrasi “agik mantak” akan melahirkan “urang budu beng kadep” (orang bodoh tampil di depan/memimpin). Semoga ini tidak terjadi! Dak kawa kite rakyat ini mantak malai dan mati mantak!
Salam Mantak!(*)

Komentar

BERITA LAINNYA