oleh

Mahasiswa & Mahasiswi UT Pokja Toboali Gelar Kuliah Bersama & Bukber

*Juga Santunan Anak Yatim

TOBOALI – Sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Universitas Terbuka (UT) kelompok kerja (Pokja) Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang tergabung di program non pendidikan dasar (Pendas) menggelar serangkaian kegiatan kuliah bersama dan buka puasa bersama di Gedung Nasional (Genas) Toboali, Minggu (26/5/2019) kemarin.

loading...

Kegiatan itu dipelopori oleh para mahasiswa dan mahasiswi beserta pengurus dan tutor (pembimbing) UT Kelompok Belajar Mahasiswa (KBM) Toboali program non Pendas, dengan tema peran Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik yang turut dihadiri langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Babel, Prana Susiko.

Ketua pelaksana kegiatan, Robin Bintama menjelaskan, dengan adanya kegiatan ini merupakan puncak dan ajang silaturahmi bagi para mahasiswa. Karena, menurutnya mungkin selama ini jarang ketemu lantaran adanya kesibukan masing-masing.

“Tujuan utama dari kegiatan ini, selain silaturahmi tentunya untuk menambah wawasan keilmuan para mahasiswa tentang peran Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik dan sejauh mana keterlibatan lembaga Ombudsman membantu masyarakat dalam mengawasi pelayanan publik,” kata Robin.

Selain kuliah bersama dan buka puasa bersama, lanjutnya keluarga besar UT Pokja Toboali, juga berbagi rezeki dan kebahagian dengan anak yatim.

“Semoga kegiatan ini membawa nalar positif bagi kita semuanya di bulan suci ramadhan kali ini,” tutur Robin.

Sementara, perwakilan tutor UT Pokja Toboali, Anshori menambahkan, latar belakang kegiatan ini kebetulan perkuliahan terakhir pada pertemuan ke 8 tatap muka. Nah, keinginan mahasiswa ingin mengadakan diskusi dan kegiatan kuliah bersama sekaligus buka puasa dan santunan anak yatim.

“Narasumber yang diambil terkait dengan mata kuliah dan jurusan dari perkuliahan TTM (Tutorial Tatap Muka) yakni hukum, ilmu pemerintahan, administrasi dan kearsipan,” jelas Anshori.

Dikatakan Anshori, masukan dari mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan karya ilmiah agar ditemui praktisi ilmu secara langsung guna penelitian atau karya ilmiah ke depan.

Komentar

BERITA LAINNYA