oleh

Liat’s Game Center Berikan Perlawanan

“Kami disini meminta keadilan kenapa di tempat lain ada, kami disini mau ditutup. Kami keberatan dan kami mohon keadilan, kan nggak begitu juga, ya namanya haram banyak tempat maksiat. Kalau kita bicara pariwisata sarana pariwisata seperti karaoke, diskotik kalau kita mau bicara ada indikasi haram. Apalagi yang jelas-jelas di Sambung Giri itu kenapa tidak dikatakan haram, tidak ditutup,” sebutnya.

“Kami juga sebenarnya tidak mau menyinggung siapapun, kami tidak ganggu. Tapi ini sebagai bahan perbandingan. Jadi kami akan menyampaikan hal ini ke DPRD,” imbuhnya.

Sebelumnya, MUI Bangka menyatakan tempat ketangkasan Liat’s Gamezone haram karena terindikasi judi. Pemda melalui Disparpora pun ikut mengeluarkan surat peringatan penghentian sementara atas indikasi judi. Desakan beberapa ormas seperti FPI dan GUM pun meminta Liat’s Game Center tutup namum hal ini direspon dengan rasa ketidakadilan bagi pengelola yang melihat beberapa tempat serupa masih melenggang bebas aktivitasnya. (trh)

Komentar

BERITA LAINNYA