oleh

KSOP Perkirakan Penumpang Naik Hingga 3 %

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Berdasarkan pantauan hingga H-4 jelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, kepadatan penumpang yang hendak mudik lebaran mulai tampak di Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam memperkirakan kenaikan penumpang yang keluar dari Pelabuhan Pangkalbalam mencapai 3 persen.

“Penumpang terjadi kenaikan dari yang kami perkirakan 1,1 persen naik hingga H-4 lebaran. Kami prediksi dua hari jelang lebaran terjadi kenaikan tiga persen. Kemarin pada H-5 ada 668 penumpang yang keluar melalui Pelabuhan Pangkalbalam, baik tujuan Jakarta maupun Belitung,” ungkap Kepala KSOP Pelabuhan Pangkalbalam, Izuar kepada Babel Pos, Senin pagi (11/6).

Loading...

Menurut Izuar, lonjakan penumpang diprediksi masih akan terjadi hingga H-2 lebaran nanti. Pada arus mudik kali ini, setiap hari kapal penumpang melayani satu kali perjalanan pulang pergi (PP) dengan tujuan Pangkalbalam-Tanjung Panjang dan sebaliknya, dan rute Pangkalbalam-Tanjuk Priuk.

“Sejauh ini tidak ada masalah, kemarin ada dua kapal ke Tanjung Priuk dan satu kapal ke Belitung. Sementara untuk hari ini ada satu kapal ke Belitung dan satu kapal ke Tanjung Priuk. Untuk angkutan ke Tanjung Priuk, besok terakhir, tapi apabila terjadi lonjakan penumpang operator siap menambah kapal,” jelasnya.

KSOP sendiri menyiapkan empat armada kapal laut untuk melayani penumpang menghadapi arus mudik lebaran. “Kalau ke Belitung kita tetap sedikan satu kapal (Expres Bahari), kalau yang biasanya seminggu tiga kali, sekarang setiap hari mulai H-8 kemarin, sementara tiga kapal tujuan Tanjung Priuk,” imbuhnya.

Izuar mengimbau agar penumpang menjaga keselamatan, serta memiliki perencanaan yang matang sebelum pulang ke kampung halamannya. Secara umum, arus mudik yang melalui Pelabuhan Pangkalbalam berjalan dengan lancar dan aman. “Alhamdulillah, tahun ini tidak ada yang tidak memiliki tiket,” singkatnya.

Jika dibanding tahun lalu, lonjakan penumpang cukup signifikan. Hal ini karena momen lebaran tahun ini bertepatan dengan libur panjang, sehingga bukan tidak hanya dimanfaatkan umat muslim saja, tapi juga non muslim banyak menggunakan kesempatan tersebut untuk berlibur maupun mudik ke kampung halaman. (fiz)

Komentar

BERITA LAINNYA