oleh

KPK Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus E-KTP, Ini Orang-orangnya

“Permintaan itu disanggupi dan penyerahan uang dilakukan di sebuah SPBU di Pancoran, Jakarta Selatan melalui perwakilan Miryam,” jelasnya.

Terkait Isnu Edhi Wijaya, dalam fakta persidangan dengan terdakwa Setya Novanto, manajemen bersama Konsorsium PNRI diperkaya Rp137,98 miliar dan Perum PNRI diperkaya Rp107,71 miliar terkait proyek e-KTP.

Loading...

loading...

“Pada 30 Juni 2011, konsorsium PNRI selaku pelaksana pekerjaan penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara nasional (e-KTP) tahun anggaran 2011-2012,” terang Saut.

Sementara itu, Husni Fahmi diduga telah melakukan beberapa pertemuan dengan pihak-pihak vendor. Padahal, Husni adalah Ketua Tim Teknis dan juga panitia lelang.

“Dalam fakta persidangan dan pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Setya Novanto, tersangka Husni Fahmi diduga menerima 20 ribu dolar AS dan Rp10 juta,” ucap Saut.

Untuk tersangka Paulus Tanos, diduga melakukan pertemuan dengan Andi Agustinus, Johanes Marliem dan tersangka Isnu Edhi untuk membahas pemenangan konsorsium PNRI.

Komentar

BERITA LAINNYA