oleh

Kotak Hitam Buktikan Kecelakaan Ethiopian Air Mirip Lion Air JT-610

ANALISIS kotak hitam pesawat Boeing 737 MAX 8 yang jatuh di Ethiopia dan Indonesia memperlihatkan “kemiripan yang jelas” ungkap otoritas Addis Ababa. Tak hanya Boeing, pihak regulasi penerbangan AS turut dipertanyakan.

Menteri Transportasi Ethiopia Dagmawit Moges mengungkapkan pada hari Minggu (17/03), berdasarkan analisis terhadap kotak hitam yang berisi flight data recorder atau data penerbangan, disimpulkan adanya indikasi bahwa kasus pesawat Ethiopian Airlines memperlihatkan “kemiripan yang jelas” dengan kecelakaan pesawat Lion Air di Indonesia.

“Ini adalah kasus yang sama dengan yang terjadi di Indonesia. Ada kesamaan yang jelas antara dua kecelakaan sejauh ini,” kata juru bicara Kementerian Transportasi Ethiopia, Muse Yiheyis seperti dikutip dari Reuters. Pasca kecelakaan, sistem keselamatan pesawat Boeing dipertanyakan sebab dua pesawat naas tersebut berjenis Boeing 787 MAX dan keduanya jatuh beberapa menit setelah lepas landas.

Kesimpulan tersebut diperoleh melalui data yang berhasil dipulihkan tim penyelidik Amerika dan Ethiopia di Prancis. Namun pejabat AS menyebutkan kepada Reuters, Badan Penerbangan Federal AS (FAA) dan Dewan Kelamatan Transportasi AS (NTSB) belum memvalidasi data tersebut. Proses verifikasi baru akan dilakukan ketika tim penyelidik Ethiopia kembali dari Prancis.

Tim investigasi masih menganalisis temuan awal dari kecelakaan Lion Air JT 610 yang terjadi Oktober lalu di Jakarta. Besar kemungkinan ada fungsi yang bermasalah pada fitur sistem anti-stall yang dikenal dengan sebutan MCAS (Manuevering Characteristics Augmentation System).

Perusahaan Boeing hari Minggu (17/03) menyebutkan mereka bersiap untuk merilis perangkat lunak yang akan menyempurnakan sistem tersebut.

Komentar

BERITA LAINNYA