oleh

Kondisi Dino Mulai Membaik

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Perisitiwa kebakaran yang terjadi di SPBU Ahmad Yani Kota Pangkalpinang, Selasa (7/8) lalu masih sangat membekas betul dalam ingatan Dino Sapryansah. Bagaimana tidak? Pria yang berusia 32 tahun yang berprofesi sebagai petugas pemadam kebakaran (damkar) di lingkungan Pemkot Pangkalpinang ini ikut menjadi korban dalam kebakaran tersebut.

Pantauan Babel Pos, hingga Kamis (9/8) ini, Dino masih terbaring lemas di ruangan khusus di lantai tiga RS Kalbu Intan Medika (KIM) Pangkalpinang. Bagian wajah dan kedua tangannya masih nampak terbungkus perban akibat luka bakar yang dideritanya. Meski begitu, saat ini kondisi Dino yang berstatus sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL) di Dinas Satpol PP dan Damkar Pangkalpinang itu mulai membaik.

loading...

Bahkan ketika mendapatkan kunjungan dari atasannya, Dino pun sudah bisa diajak bicara. Dia pun menceritakan bagaimana dirinya bisa kena sambaran ledakan tersebut.

“Pada saat tiba dilokasi, saya langsung membawa nozel atau slag pertama dari damkar dan langsung menyemprotkan air ke api. Namun, ketika terjadi ledakan pertama, api menyambar dari ledakan jerigen yang berisi bahan bakar dari pengerit dan mengenai saya. Saat itu, kondisi badan saya basah dari pinggang ke kaki sehingga terlindungi, tapi muka dan lengan saya terbakar,” tutur Dino.

Dari situ, Dino pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Setelah mendapatkan perawatan, dirinya sudah diperbolehkan pulang kerumah.

Kondisi Dino yang mulai membaik ini juga dibenarkan Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Pangkalpinang, Rasdian Setiady. Namun, melihat kondisi Dino yang belum sembuh total, Rasdian bersama tim lainnya bersepakat membawa Dino ke RS KIM untuk perawatan lanjutan lantaran khawatit kalau rawat jalan dirumah terkena infeksi.

“Alhamdulillah kondisi Dino sekarang sudah lumayan sehat. Sekarang di rawat di RS KIm untuk pemulihan dan perawatan. Kita harap Dino segera sembuh dan bekerja lagi seperti biasa,” harapnya.

Komentar

BERITA LAINNYA