oleh

Komisi III Bakal Turun Soal PT AA Dilaporkan ke KPK

PANGKALPINANG – Dugaan pembabatan hutan lindung di kawasan Desa Air Seruk, Sijuk, oleh PT AA grup akan dilaporkan staf khusus Gubernur Babel, Zaidan ke KPK. Mengenai hal ini, Komisi III akan turun ke lapangan dan melaporkan ke Dirjen Gakkum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dari informasinya PT AA yang bergerak di bidang tambang kaolin ini sudah membabat HL seluas kurang lebih 300 hektar.

“Kalo memang ada dugaan pembabatan hutan ya harus ditindak tegas. Kita akan laporkan ke Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta,” tegas Ketua Komisi III, Deddi Wijaya.

Mengenai laporan ke KPK katanya, perlu dilakukan untuk memproses kerugian negara yang disebabkan oleh pihak perusahan itu. KPK juga bisa menuntut hukuman terhadap korporasi yang telah merugikan negara tersebut.

“Kami dari Komisi 3 juga tidak akan tinggal diam. Dengan adanya temuan ini tentu kami akan turun ke lapangan dan melaporkan persoalan ini ke KLHK agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tukasnya.

Lebih jauh, katanya pihak eksekutif atau Pemprov Babel sama sekali belum berkoordinasi dengan Komisi III. Padahal, seharusnya pemerintah melakukan koordinasi agar dapat melakukan tindakan sesuai fungsi legislatif. Apalagi perusaahan ini bergerak di bidang pertambangan, Komisi III harus cepat tanggap terhadap hal ini.

Komentar

BERITA LAINNYA