oleh

Kawal Penghina RI 1, KPAD Gandeng PH Adystia Sunggara

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Sapta Qodria Muafi, SH menggandeng advokat DR Adystia Sunggara, SH,MH untuk mendampingi anak dibawah umur yang diduga terlibat kasus penghinaan RI 1, Joko Widodo.

Langkah ini merupakan tindaklanjut dari kunjungan KPAD provinsi Babel ke rumah keluarga anak di Balunijuk, Merawang Bangka, Rabu (5/9).

loading...

Saat itu, Sapta didampingi lembaga psikolog dan komisioner ABH (anak berhadapan dengan Hukum) dan traffiking dan turut serta Babinkantibmas Balunijuk Brigadir Julian.

BACA: Usai Hina Jokowi, Sandi Minta Maaf dan Tawarkan Pijat Gratis ke Presiden

“KPAD provinsi Babel siap memfasilitasi pelaku penghinaan presiden tersebut. Yang mana kasus tersebut melibatkan anak di bawah umur dan satunya lagi FA usia 16 tahun masih berstatus pelajar kelas 2 SMU. Jadi kami berdasarkan UU PA yang mana anak merupakan menjadi tanggungjawab negara dan hak dasar anak yaitu hak pendidikan,” ujar Sapta kepada Babel Pos, Kamis (6/9).

BACA: Hina Jokowi, Dua Pemuda di Bangka Tersangka

Menurut dia, selama kasus ini terus bergulir, maka akan menggangu psikologi anak. “Pada saat kami datang dia menangis dan meminta bagaimana jalan keluarnya Pak. tolong bantu ku nek sekulah ku gak di penjara cemane nasibku,” ucap Sapta menirukan ucapan FA.

BACA: KPAD Siapkan LBH untuk Dampingi Penghina RI 1

Atas dasar itu, pihak KPAD berkoordinasi dengan advokat muda Adystia Sunggara. Dari pertemuan itu Adystia menyatakan siap melakukan pendampingan terhadap anak dibawah umur tersebut.

“Beliau siap mendampingi kasus ini apabila memang diproses hukum. Ini semua menjadi pembelajaran bagi anak-anak terutama anak-anak di Bangka Belitung untuk lebih bijak mengunakan media sosial baik FB, WA atau apapun itu,” ujar Sapta menyampaikan pesan Adystia Sunggara.

Komentar

BERITA LAINNYA