oleh

Kasus Penyakit DBD di Basel Mengalami Penurunan

* Tahun 2017 Terdapat 45 Kasus & 1 Korban Jiwa
* Tahun 2018 Terdapat 33 Kasus

Babelpos.co TOBOALI — Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung merangkum kasus penyakit menular yakni Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah setempat mengalami penurunan. Hal itu atas dukungan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Pemkab Bangka Selatan, Supriyadi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Didi Nopriadi dan Kasi P2PM, Rusdimanto, menjelaskan kasus DBD pada 2017 terdapat 45 kasus dan 1 korban meninggal dunia, sedangkan pada 2018 terdapat 33 kasus. Namun tidak terdapat korban jiwa.

“Kasus DBD mengalami penurunan dari 45 kasus dan 1 korban jiwa pada 2017 menjadi 33 kasus dan tidak terdapat korban jiwa pada 2018,” kata Didi Nopriadi, Rabu (30/1/2019.

Didi menambahkan, kasus penyakit DBD tersebar di Airgegas, Toboali, Airbara, Simpang Rimba, Tanjung Labu dan Tukak Sadai. Namun, kata Didi paling terbanyak terjadi penyakit DBD di Kecamatan Toboali.

“Untuk kejadian tahun ini (2019), kita belum menerima laporan dari Puskesmas dan Rumah Sakit. Perkiraan laporan itu masuk pada Februari nanti, karena biasanya setiap tanggal 10 perbulannya itu data dari Puskesmas dan Rumah Sakit masuk ke dinas,” jelas Didi.

Komentar

BERITA LAINNYA