oleh

Kasus Mamin, Sekda Pakai APBD Basel

Terlepas dari kelit-kelit yang ada, Berry sedikit mengapresiasi bos klienya itu. Karena Suwandi dengan gamblang membenarkan adanya uang yang mengalir kepada Bupati, Wabup dan istri.
“Sisi lain kita apresiasi kepada Sekda yang membenarkan secara gamblang terkait aliran uang kepada Bupati, Wabup dan istri mereka. Karena benang merah inilah nantinya guna untuk melanjutkan perkara ini jauh ke depan,” ucapnya.
Senada dikatakan PH Andira yang satu tim dengan Berry. Ia menilai Suwandi lempar batu sembunyi tangan bagaikan bunuh diri. Suwandi merupakan PA yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan anggaran makan minum di Setda.
“Pembelaanya terkesan bunuh diri di muka persidangan, akhirnya mengungkapkan kebobrokan diri sendiri. Seperti yang diungkap jaksa kalau dia ternyata makan sehari-sehari di warung Bu Yono dengan anggaran Mamin, lalu klien kami yang harus membayar dan membuat pertanggung jawaban. Seharusnya dia jujur saja, apalagi uang-uang yang telah diambilnya  selama ini bendahara memiliki tandatangan yang bersangkutan,” tandasnya.
Sementara itu dari 3 terdakwa menikmati sebesar masing-masing: Suwandi  Rp 519.800.000, Endang Kristinawati sebesar Rp 106.300.000 dan Yusuf sebesar Rp 67 juta. Sisanya saksi Yuzwarly Wahyudi (PPK) sebesar Rp 50 juta. (eza)