oleh

Kasus Mamin, Sekda Pakai APBD Basel

Dalam kesaksianya dia terus menyalahkan Yusuf sedari awal. Baginya, Yusuf merupakan pejabat lama selaku bendahara di Sekretariat Daerah. semestinya harus tahu akan kesalahan yang ada sekaligus harus bertanggung jawab penuh atas perkara ini. “Saya sebagai Sekda hanya menerima laporan saja, bendahara yang mengurusnya. Saya hanya menerima laporan mereka, saya tanya ada masalah gak, mereka jawab lancar-lancar saja,” ujarnya.
Mendengar jawaban Suwandi yang kerap berkelit dan cuci tangan, majelis hakim sempat mengingatkan agar terdakwa jujur dan akui saja sesungguhnya apa yang terjadi.  Menurut majelis perkara ini sudah terang benderang tinggal pihak terdakwa mengakui saja. “Agar (pengakuan) dibuat sederhana saja, dan akui saja. Sudah terang benderang semuanya,” ingat hakim Sri Endang.
Lalu majelis mempertanyakan bagaimana seorang anak buah seperti Yusuf dan Endang bisa bagi-bagi uang banyak selama ini kalau tanpa sepengetahuan PA. Lagi-lagi dia berkilah tak tahu, dan lagi-lagi menunjuk kesalahan kepada bendahara. “Yusuf yang tahu soal uang,” elaknya enteng.
Majelis juga menyinggung bagaimana SPJ atas uang-uang yang tak tepat peruntukannya. Seperti besaran uang yang telah dibagi-bagi selama ini. Suwandi mengakui kalau SPJ yang dibuat selama ini adalah fiktif dan mark up.

Komentar

BERITA LAINNYA