oleh

Kapolres Babar Beber Tangkapan Duit Palsu

Babelpos.co /MUNTOK – Kepolisian Resort Bangka Barat (Babar), melalukan jumpa pers pengungkapan kasus tindak pidana pengedar dan pembuat uang palsu. Kapolres AKBP Hendro Kusmayadi SIK didampingi Kapolsek Jebus Kompol Alam Bawono SIK memperlihatkan pelaku dan barang bukti, Rabu (9/11), kemarin.

Dalam kronologis tersebut dijelaskan pada hari Senin tanggal 31 Oktober sekitar pukul 19.00 wib di Desa Ketap Kecamatan Parit Tiga, telah terjadi pengedaran uang palsu oleh pelaku atas nama Siswanto yang ketika itu membeli sebungkus rokok menggunakan uang pecahan 50 ribu rupiah di warung milik Korban yang bernama Jupri. Korban selanjutnya merasa curiga, karena uang 50 ribuan yang dibayarkan pelaku dilihat dari fisik kertas dan ketika diterawang sepertinya bukan uang asli.

Loading...

Mengetahui uang yang diterimanya palsu, korban berteriak dan sempat memegang pelaku. Selang beberapa waktu datang anggota Polsek Jebus yang selanjutnya mengamankan pelaku. Setelah dilakukan penggeledahan dan interogasi dalam tas punggung milik pelaku ditemukan uang pecahan palsu 20 ribu dan 50 ribu serta beberapa barang lainnya dari hasil belanja dengan menggunakan uang palsu.

Tersangka Siswanto akhirnya mengakui bahwa ia telah membelanjakan uang palsu di sejumlah toko Parit Tiga. Tersangka Siswanto kemudian mengakui uang palsu tersebut diperoleh dari Barman Irawan salah satu temannya yang tinggal di Pangkalpinang.  Barman Irawan juga pembuat dan pencetak uang palsu dengan menggunakan printer yang berkemampuan untuk memfotocopi.

Dari keterangan tersangka, anggota Polsek Jebus langsung menuju ke Pangkalpinang dan berhasil menemukan Barman Irawan di rumah kontarakannya di sekitar Sumber Rejo kecamatan Taman Sari Pangkalpinang pada hari Selasa 1 November lalu. Di kontrakannya Polisi mengamankan 1 unit printer untuk mencetak uang palsu serta pecahan uang palsu 450 ribu dengan rincian 1 lembar uang pecahan 100 ribu, uang pecahan 20 ribu sebanyak 10 lembar dan uang pecahan 50 ribu rupiah 3 lembar.

Selain itu polisi juga mengamankan 2 pack kertas HVS warna putih yang digunakan sebagai bahan mencetak uang palsu, 1 lembar kertas karton, serta 1 lembar pecahan asli 50 ribu dan 20 ribu rupiah yang digunakan sebagai contoh uang palsu yang dicetak dengan cara di fotocopi dengan menggunakan mesin printer tersebut.

Komentar

BERITA LAINNYA