oleh

Kampanye Tanpa STTP Akan Disetop

*Parpol Harus Komitmen Tolak Money Politic
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Pangkalpinang akan menghentikan segala kegiatan kampanye yang tidak menangantongi surat tanda terima pemberitahuan (STTP) agenda kampanye. Hal ini sebagai upaya agar kampanye yang dilakukan terselenggara dengan tertib.

“Surat yang masuk ke kami mereka harus ada STTP, itu kami tindaklanjuti. Kami juga sudah lakukan waskat (pengawasan melekat, red) setelah memasuki tahapan kampanye. Sesuai aturan, bahwa setiap parpol calonnya melakukan kampanye, itu minimal sudah harus ada STTP dari kepolisian yang ditembuskan ke KPU dan Bawaslu,” jelas Ketua Bawaslu Pangkalpinang, Ida Kumala usai Sosialisasi Pengawasan dan Potensi Pelanggaran Pemilu 2019, di Ballroom Hotel Bangka City, Pangkalpinang, Rabu (17/10).

loading...

Ida menerangkan bahwa regulasi setiap parpol diwajibkan membuat STTP diatur dalam undang-undang dan PKPU (peraturan KPU). Dari STTP, pihak bawaslu bisa melihat siapa petugas kampanye siapa dan pelaksana kampanye. Ketika terjadi pelanggaran-pelanggaran di dalam kampanye, bawaslu bisa menindaklanjuti.

“Ini wajib dilaksanakan parpol yang akan melakukan kampanye,” tegas Ida.

Sejak tahapan kampanye dimulai 23 September lalu, Ida menuturkan bahwa potensi pelanggaran saat ini masih didominasi dalam bentuk pelanggaran non APK (Alat Peraga Kampanye).

“Itu harus dipahami, jadi ada APK dan non APK. Kalau APK kan jelas harus ada program atau citra diri dari parpol, DPD dan calon. Sementara non APK, semacam gambar dan tidak punya visi misi, itu artinya tidak sesuai APK,” katanya.

Komentar

BERITA LAINNYA