oleh

Kalau Tidak Bobo ‘Digigit Nyamuk?’

Sehingga laporan yang diberikan selalu me-ninabobok-kan. Calon dibuat sedemikian besar, sedemikian pasti menang, sehingga calon menjadi begitu ‘Yakin Menang’. Maklum angin syurga selalu sampai ke telinga sang kandidat…

Dengan nada meyakinkan, orang-orang sekitar kadang menyatakan bahwa: ”Rakyat daerah itu, desa itu, komunitas itu, kelompok itu, organisasi itu, sudah 90% ke kita Pak…”

loading...

***

CALON yang menang dalam Pemilu ini nantinya adalah calon yang ‘Takut Kalah’. Calon yang ‘takut kalah’ akan selalu berupaya dan terus menerus meyakinkan rakyat pemilih. Tim dibuat pontang-panting dan bekerja keras.

Jika ada kelompok atau wilayah atau desa atau komunitas yang dirasa belum yakin akan si calon, maka timnya akan langsung turun, calon juga akan turun, semua bahu membahu meyakinkan pihak-pihak yang masih ‘meragu’ itu.

Memang kadang ada istilah basis suara. ”Wah… daerah itu percuma kita masuki… karena di situ basis suara calon anu…”

Seorang calon yang ‘Takut Kalah’ tak peduli dengan istilah basis-basis ini. Justru karena ia ‘takut kalah’ sehingga ia berupaya semaksimal mungkin di daerah yang dikatakan basis suara lawan itu agar bisa berbelok arah. Dan ini jika dilakukan secara intensif dan masif serta berkelanjutan, tentu akan ada hasilnya.

Demikian pula sebaliknya, calon yang ‘takut kalah’ ini bersama timnya akan menjaga sekuat tenaga basis-basis suara mereka. Intinya, basis suara lawan berupaya mereka susupi, sebaliknya basis suara mereka dijaga ketat. Maklum, ‘takut kalah’.

Komentar

BERITA LAINNYA