oleh

Jokowi Sangkal Prabowo

*Debat Putaran II Lebih Bernas
DEBAT Calon Presiden (Capres) putaran kedua yang berlangsung di Ball Room, Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2) berlangsung menarik. Saling kritik dalam pola komunikasi debat yang dipertontonkan, makin memberikan nilai lebih bagi publik, terhadap tawaran yang disajikan.

—————

DI fase pertama soal infrastruktur, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai pembangunan infrastruktur di pemerintahan Joko Widodo kurang efisien. “Saya harus menyampaikan kemungkinan besar Tim Pak Jokowi bekerjanya kurang efisien, banyak infrastruktur yang dikerjakan dilaksanakan grusa-grusu,” kata Prabowo.

Prabowo menilai sejumlah proyek bahkan tanpa studi kelaikan (feasibility study). “Tanpa studi kelaikan yang benar mengakibatkan banyak proyek tidak efisien berujung pada rugi dan sangat sulit untuk dibayar, ini yang menjadi masalah,” katanya.

Dia menambahkan apabila infrastruktur tidak berdasarkan pada rakyat, maka pembangunan tersebut hanya akan menjadi monumen. “Nanti jadi monumen, tidak dimanfaatkan, seperti pembangunan LRT Palembang dan lapangan terbang Kerjatai,” katanya.

Menanggapi hal ini Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo tegas menyangkal tidak benar bila pembangunan infrastruktur dilakukan grasa-grusu dan bahwa pembangunan telah direncanakan sejak lama dan melalui proses perencanaan yang baik dan benar. “Kalau dikatakan tanpa feasibility study tadi salah besar karena ini telah direncakan sejak lama. Semuanya ada, dan ada juga DED,” terangnya.

Komentar

BERITA LAINNYA