oleh

Jenazah Korban Lion Air JT-610, AKBP Mito Dipanggul 7 Kapolres

SALAH seorang korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 yang sudah teridentifikasi, AKBP Mito, Selasa (6/11) tiba di rumah duka. Di Desa Sidomulyo RT 10 RW 03, Kecamatan Cepiring, Kendal, Jawa Tengah. Rencananya, jenazah Mito akan dimakamkan Rabu (7/11).

Puluhan karangan bunga tampak berjajar di sepanjang jalan masuk rumah Suminah, 75, ibunda AKBP Mito di Desa Sidomulyo, Cepiring. Para pelayat juga mulai berdatangan sejak Selasa (6/11) petang.

loading...

Meski begitu, suasana rumah duka hening. Yang terdengar suara lantunan doa dan bacaan ayat suci Alquran. Tapi, keheningan itu pecah seketika saat terdengar suara sirine mobil patwal polisi yang mengawal mobil jenazah Mito datang.

Warga yang melayat langsung mendekati mobil jenazah untuk memanggul peti jenazah Mito. Tampak para perwira polisi mengangkat jenazah Mito ke rumah duka. Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya ikut memanggul peti jenazah. Juga Kapolres Brebes AKBP Sugiarto.

Sementara dari dalam rumah, sanak famili sudah menunggu. Suara lantunan doa itu langsung berubah menjadi jerit tangis histeris serta air mata yang bercucuran. Bahkan, karena tak kuasa melihat jenazah anaknya, Suminah jatuh pingsan dan langsung dibawa ke dalam kamar. Pun dengan istri korban, Dian Anindita, juga sempat menangis histeris sebelum ditenangkan oleh kerabatnya. Suminah kembali histeris ketika jenazah Mito dibawa masuk ke rumah duka.

“Saya tak menyangka kalau kepulangan Mito pada dua Minggu lalu dengan meninggalkan seragam dinasnya di rumah  adalah pertanda kalau itu kepulangannya yang terakhir,”  kata Suminah dengan linangan air mata mengenang anaknya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Komentar

BERITA LAINNYA