oleh

Isbat Skyview

Oleh: Dahlan Iskan

ANAK kelas 6 SD pun mestinya sudah bisa ikut sidang isbat. Untuk menentukan kapan lebaran tiba. Atau kapan hari pertama puasa dimulai.

Loading...

loading...

—————-

MISALNYA Panji J Gunawan ini. Anak kelas 6 SD British School Jakarta ini. Sebelum menteri agama mengumumkan hasil sidang isbat di TV tadi malam Panji sudah tahu pasti: lebarannya, hari Rabu.

Dari mana Panji tahu?

Dari Skyview Lite,” ujar Gunawan, bapaknya.

Tadi malam itu sang bapak lagi nonton Tv. Yakni saat menteri agama muncul di TV. Akan mengumumkan hasil sidang isbat.

Anaknya itu mengajak bapaknya melihat Skyview Lite saja. Di layar laptop itu posisi bulan bisa dijelaskan secara nyata. Real time. Tidak tertutup mendung. Tidak terganggu hujan.

“Di sini bisa dilihat bulan baru tampak pada jam 06.40 besok. Sekarang masih di bawah horizon. Jadi hari rayanya baru Rabu,” ujar Panji pada bapaknya.

Saya kenal sang ayah. Pernah bekerja di perusahaan minyak asing. Salatnya rajin. Sering mengajak Panji ikut salat. Panji pun juga belajar membaca Quran. Sampai Iqra 2.

Untunglah tanpa Skyview Lite pun, tahun ini hari lebarannya sama. Tidak perlu ada yang bilang “Saya memulai puasa ikut NU tapi lebaran ikut Muhammadiyah”. Agar berpuasanya hanya 28 hari.

Komentar

BERITA LAINNYA