oleh

Ini 5 Alasan Orang Suka Diramal Walau Tahu Itu Bohongan

SIAPA yang tidak suka diramal? Ada yang tidak percaya dan tidak menyukai ramalan, namun ada pula yang sangat menyukai diramal.

Terlepas dari akurat tidaknya suatu ramalan, kepercayaan pada diri sendiri jauh lebih penting dari ramalan apa pun. Entah itu percaya diri atas kemampuan dalam karier, asmara, kesehatan maupun keuangan. So, diramal sih sah-sah saja, namun jangan diamini 100 persen.

Loading...

loading...

Berikut 5 alasan orang suka diramal walau tahu itu bohongan

Memuaskan Penasaran
Kendati niat orang mencoba ramalan beda-beda, namun intinya satu yaitu penasaran dengan masa depan mereka, penasaran apa yang terjadi di masa yang akan datang.

Tak bisa dinafikkan, misteri masa depan memang sangat menggoda untuk dicari tahu. Inilah alasan mengapa orang-orang suka diramal.

Manipulasi Psikologi
Jodohmu akan datang segera atau jabatanmu bakal naik dalam waktu dekat. Ungkapan semacam itu sebenarnya cocok disugestikan kepada siapa saja. Namun, peramal pandai membuat kamu merasa ungkapan tersebut seolah-olah hanya pas buat kamu.

Dalam ilmu psikologi, hal ini disebut sebagai efek Barnum yaitu variabel yang sebenarnya berlaku umum, namun efeknya terdengar seakan-akan diperuntukkan untuk seseorang saja.

Berharap Bisa Mengendalikan Masa Depan
Seseorang senang diramal karena ia senang mendengar kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di masa depan. Jika ramalan tersebut mkmenggambarkan situasi yang kurang menguntungkan, maka seseorang merasa mampu untuk mengantisipasinya sejak dini.

Butuh Dukungan atas Keputusan yang Dipilih
Orang yang datang ke peramal tentu sudah menemukan pilihannya. Hanya saja ia ragu dalam pilihannya tersebut. Ia membutuhkan dukungan agar lebih menyakinkan dirinya. Hal ini disebabkan karena kurangnya rasa percaya diri.

Manusia Mudah Percaya Ramalan yang Positif
Sudah jadi karakter manusia yang mudah menerima sesuatu yang positif, sesuatu yang baik bagi dirinya. Ini juga menjadi alasan orang suka diramal. Mereka cenderung menerima dan menganggap ramalan benar jika hasilnya positif bagi dirinya, sebaliknya jika hasilnya negatif, maka mereka akan menilai ramalan tersebut tidak tepat. (rin)

Komentar

BERITA LAINNYA